Jatis is a leading e-solution provider,
from both business and technical
perspective.
     
SITE SEARCH
  Go
Home
About Us
Newsroom
Corporate Governance
Contact
Career
Jatis Solutions
Jatis Mobile
Firium
Home > Newsroom
  Jatis in the News
  Jatuh Bangun di Bisnis Informasi Teknologi (2)
   

Harian Kontan

(Selasa, 12 Desember 2007)

Ketika kondisi sosial, politik, dan ekonomi Indonesia sudah normal, Jatis kembali beraktivitas seperti biasa. Pada tahun pertama, Jatis mampu meraih pendapatan Rp. 3 miliar. Dan, menginjak tahun kelima usaha Jatis Solutions terus meroket. Pendapatan perusahaan saat itu sampai Rp. 80 miliar. Para pelanggan alisa kilen Jatis sudah tersebar di mana-mana, mulai dari perbankan, manufaktur, sampai telekomunikasi. Jatis Solutions terus ekspansi. Perusahaan itu memperluas lahan garapan dengan membangun anak usaha, Jatis Ecom dan Jatis Mobile. Jatis Ecom fokus menyediakan solusi dibidang telekomunikasi. Pelanggannya adalah hampir semua operator telekomunikasi di Indonesia. Adapun Jatis Mobile lebih fokus menggarap aplikasi bisnis konten.

Para pendiri Jatis memiliki alasan tersendiri mengapa mereka terus memperluas lahan garapan. Izak berfilosofi, sebua bisnis yang sudah besar memiliki kecenderungan akan stagnan, jika tak dibilang bakal tumbang. Mengapa demikian? Izak mencontohkan, apabila kita sangat ahli untuk mengecat gedung, maka jangan semata-mata mempertahankan keahlian itu tanpa membuat terobosan baru. Artinya, pebisnis harus siap untuk mematikan lahan bisnisnya sendiri.

"Akan banyak pemain yang ahli dibidang pengecatan dan pendapatan kita kian mengecil jika tidak bisa mengatur siasat," ucapnya. Maka, Jatis berupaya terus ekspansi lahan bisnis yang belum digarap untuk melengkapi ladang bisnis yang sudah eksis. "Jika kita tidak membunuh bisnis kita sendiri, maka orang lain yang akan membunuhnya," tandasnya.

Tidak cukup sampai disitu, Jatis Solutions terus memperlebar peluang depan mengincar pasar luar negeri. Kini, Jatis memiliki anak perusahaan di Singapura dan Malaysia, masing-masing bernama Firium Singapore Pte Ltd (Jatis Singapura) dan Firium Solutions (M) Sdn Bhd alias Jatis Malaysia. Mengapa memilih dua negara itu? Izak beralasan hal demikian sebenarnya untuk menyeimbangkan portfolio Jatis Solutions saja. Ada satu titik bahwa prospek industri TI tergantung dari kondisi ekonomi suatu negara, misalnya dilihat dari kondisi investasinya dibidang TI. Sejauh ini, pasar bisnis Jatis di Indonesia masih dominan dibanding dengna Singapura dan Malaysia. Apabila kondisi ekonomi Indonesia tidak kondusif, Jatis masih punya cadangan di Singapura dan Malaysia. :Kami juga punya proyek di Hongkong, Filipina, Brunei Darussalam, dan lain sebagainya," ungkap Izak.

Suatu kali, Izak menuturkan, ada seorang teman lama bertanya, "Saya enggak pernah terpikir untuk membuat company dari nol dan menjadi besar." Izak menjawabnya sederhana, membangun perusahaan dari nol dan akhirnya sukses memang tidak ada juklaknya alias petunjuk pelaksana. "Harus kita sendiri yang mungkin dan tidak mungkin pasti bakal terjadi," ungkap Izak.

Tahun ketiga salam mengembangkan usahanya, pada 1999, Jatis meraih The New Oracle Partner Program Launch. Pada tahun yang sama giliran Lotus memberikan penghargaan sebagai Lotus Business Partners. Setahun berikutnya, Jatis mendapatkan Microsoft Certified Solution Provider. Microsoft juga memberikan sertifikasi kepada Jatis selama lima tahun berturut-turut dari  2001 sampai 2005, berupa Microsoft Certified Partner.

Izak dan kawan-kawan menorehkan prestasi gemilang pada 2001. Mereka mendapatkan penghargaan dari Ernst & Young Indonesia sebagai Pengusaha Muda 2001. Jalan bisnis Jatis sebenarnya tidak melulu mulus. Ada saja hambatannya. Pada tahun pertama, Jatis pernah tutup tiga bulan lantaran lantaran kondisi negara tidak menentu. Lima tahun berjalan, setelah Jatis menunjukkan kualitasnya, cobaan pun kembali datang saat usaha tengah melambung, satu per satu tenaga terbaik dibajak.

(bersambung)

Sandy Baskoro

 

 

 

 
    < back  
 
Home | Contact | Sitemap | Copyright 2007 PT Jati Piranti Solusindo. All rights reserved.